BAB 15

1167 Words

Setiap orang berpikir hidupnya akan baik-baik saja, tidak peduli bagaimana pun masalah yang menimpanya. Bahwa hidup harus menerima dan mengikhlaskan. Bahwa hidup bagai roda berputar yang tak tentu arah berhenti. Bahwa hidup bisa diakhiri. Aria menatap jauh di depan. Hujan menerpa baju hitam yang dipakainya oleh angin yang kadang berhembus. Payung tidak dapat menghalau setiap tetesan hujan. Dengan wajah datar berselimut sendu, ia pun akhirnya menitikan air matanya. Pagi ini ia mendapat pesan singkat dari Nadi setelah dua minggu menghilang tanpa kabar. Sebuah berita yang membuatnya diam seribu bahasa. Sebuah kalimat singkat yang menggetarkan tubuhnya. Mengabarkan bahwa Gani akhirnya mengibarkan bendera putih dari balik kamarnya. Menyerah dalam perjuangannya. Aria dapat melihat di depan ba

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD