BAB 16

1228 Words

Keputusan Aria untuk bergabung di grup SMA-nya sepertinya mendapat sedikit penyesalan dalam dirinya. Selain spam chat yang tiap hari masuk, foto undangan pernikahan menjadi sesuatu yang membuatnya sedikit berkecil hati. Belum lagi tumpukan pekerjaan di perusahaan yang ternyata tidak segampang yang ia pikirkan. Sesampainya di rumah ia pun harus mendengar nasihat Thomas, ayahnya. Belum lagi Nara yang selalu mengawasi pekerjaannya. Aria memutuskan menemui Raisa, tidak ada Nadi membuatnya rindu akan sosok untuk ditempati curhat. Walaupun sampai sekarang ia belum pernah bertemu Alan, tetapi Raisa yang akhir-akhir ini intens menghubunginya, sekadar meminta saran menu baru atau kakak perempuan Alan itu yang merasa nyaman mengobrol dengan Aria, begitupun sebaliknya. "Alan benar-benar sibuk yah?"

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD