BAB 9 : Kabut Dosa

4667 Words

Kinanti datang dengan terseok-seok menyusuri lorong rumah sakit. Sepatu berhak tinggi masih dikenakannya lengkap bersama gaun hitamnya. Untung saja, Sana mau mendampingi gadis itu. Kalau tidak, Kinanti sudah jatuh berkali-kali di jalan tadi. Sebab tubuhnya terlalu lemas oleh setumpuk dosa yang bertengger di pundak. Tak pernah terbayangkan, jika apa yang ia lakukan bakal berujung sefatal ini; Tristan Mirano dilarikan ke ICU. Gara-gara ulahnya yang sialan, Papanya kena serangan jantung. Terkutuk kamu, Kinanti! Di depan ruangan ICU itu, Aksara dengan wajah kusut masai duduk berjaga. Pria itu ditemani oleh pegawai-pegawai setia Papa mereka yang langsung berdiri ketika melihat Kinanti berjalan mendekat. Paham bahwa semua ini adalah masalah keluarga, yang harus ada dialog terbuka lebih dulu di

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD