Biarkan

505 Words

Ep. sebelumnya. Mulut Vena membentuk huruf O setelah mendengar penjelasan Arata. "Jadi maksudmu, orang yang menulis ini, sama pengecutnya?" tanya Vena. "Iya. Jika dia bukan pengecut, seharusnya hadapi dari depan. Seperti aku padamu," kata Arata. "Apanya yang aku padamu?" Vena mengambil duduk di sebuah kursi. Dia menyandarkan punggungnya sambil menatap langit-langit kelas. "Aku menyukaimu," ungkap Arata tiba-tiba. Lagi. Vena merasa berada di posisi yang tak nyaman. Dia terdiam sambil memejamkan matanya. Detik jam mengisi kesunyian kelas. Gadis itu tak tau apa yang harus dia katakan untuk menjawabnya. "Aku tidak memintamu pacaran denganku," jelas Arata setelah dia memperhatikan Vena terdiam cukup lama. Dia pun ikut duduk di sebuah kursi yang bukan miliknya. "Maksudku, aku tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD