"Mencintai komputer? Ah. Omong kosong. Ujung-ujungnya guru menuntut nilai ujian sempurna kepada kami," kata seseorang. "Aku serius," ucap Nara. "Karena itu mari kuperkenalkan dulu. Dia adalah sahabatku, sekaligus cintaku. Teknologi, dan komputer." Suara tawa mengisi kelas. Mereka memandang Nara gila. "Kenapa sensei menganggap benda mati sebagai kekasih?" Nara pura-pura berpikir. "Karena ... Dia sudah menemaniku selama 17 tahun. Dia tak pernah berkhianat. Dia tak pernah melupakan kenangan yang kami buat, kecuali aku menghendaki untuk mengapusnya. Jika dipikir kenapa mencintai benda mati itu gila, sebenarnya definisi cinta itu adalah kegilaan, bukan? Kita rela menghabiskan banyak waktu dengannya sekalipun itu tidak penting. Dan kamu tak keberatan mengeluarkan banyak uang untuk hal ya

