"Kapan dia melihatku olahraga?" Vena membacanya dengan wajah datar. Teman-teman mulai memenuhi ruangan kelas. Begitupun Gladies yang sudah duduk di bangkunya. Sedikit melirik untuk tau apa yang sedang Vena baca, namun gadis itu tak membiarkannya. Tak memberi celah barang sedikitpun. Gladies jadi kepo. Setelah selesai membaca, Vena meremas kertas itu dan memasukkannya ke dalam saku. Dia duduk di kursinya, melihat-lihat s**u yang diberikan Arata. Lalu mengendusnya. "Kau ini anjing ya?" tanya Roze. "Minum saja. Kau pasti lapar karena hari ini tidak ikut sarapan." Vena memandang ragu. Tapi dia tak mencium bau aneh. Jadi memutuskan untuk menancapkan sedotan dan mulai meminum susunya. Vena menyandarkan punggungnya, menatap ke luar jendela. Menikmati udara segar yang masuk dari pentilasi

