Masalah baru

1334 Words

Nara terhenti heran ketika baru keluar dari kelasnya mengajar. Suara riuh bergemuruh di sepanjang koridor. Nara berjalan, mencari pusat keributan. Lalu dia menemukan kalau siswa-siswinya sedang berkumpul di depan papan pengumuman. Wajah mereka menunjukkan macam-macam ekspresi. Ada yang senang, ada yang kesal, ada yang sedih. Paling banyak adalah yang marah. Nara tak tertarik mengeceknya, dia hanya berjalan sembari memasang telinga. "Dia si barbar itu?" "Hooh. Aku heran kenapa Arata bisa tertarik padanya. Vena hanya punya muka. Sikapnya benar-benar buruk untuk keluarga Hideki. Dia akan mempermalukan Arata, benar?" "Kudengar mereka mabuk dan tidur bersama. Ya Tuhan ... terkutuklah orang yang sudah menodai malaikat suciku itu. Aku benar-benar tidak terima." Gadis yang terakhir menyatukan k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD