hamil

1010 Words

Sepasang manusia saling memandang di atas ranjang berukuran besar. Berbaring saling berhadapan. Tangan sama-sama menahan untuk tidak saling menyentuh. "Kau tidak akan tidur?" tanya Vena. Kemudian dia berkedip, sekuat tenaga menahan kantuknya. "Aku ingin melihatmu tidur lebih dahulu," jawab Arata. Sementara di sisi lain, Vena juga ingin melihat Arata tidur terlebih dahulu. Memastikan keadaannya aman untuk mereka berdua. Dengan kata lain, memastikan Arnifa menepati janjinya. Vena mengangkat tubuhnya sedikit untuk mencium pipi Arata. Dia lalu mengusap rambut laki-laki itu dengan ragu, berusaha menidurkannya. "Tidurlah," ucap Vena. Arata tak bisa menahan diri untuk tidak tersenyum. Dia sekarang mulai berani memeluk Vena, menidurkannya dalam dekapan. "Kau juga tidur," ucapnya. Vena

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD