Hari ini hujan turun tak terduga. Vena tak membawa payung, namun dia membawa mantel hitamnya. Masker menutupi separuh wajah. Dress hitam pendek yang dia gunakan terbuka di bagian punggung. Vena melebarkan mantel dan ditanggalkan di bahunya. Kemudian berjalan menerobos hujan. Vena masuk ke dalam gang sempit yang pengap. Suara obrolan orang-orang terdengar keras dan semakin lama semakin jelas. Obrolan mereka mengarah ke hal-hal vulgar dan menjijikkan. Aroma alkohol tercium sangat memuakkan. Itu bukan alkohol yang biasa diminum Vena, melainkan miras campuran yang biasa dibeli para gelandangan. Makin kesini, hawanya tidak enak. "Tidak sekolah bukan berarti tidak punya sopan santun. Apa kalian tidak sadar, kalian bermain di lahan orang lain. Rumah di kedua sisi kalian merasa sangat tergangg

