Temporary Girlfriend

1114 Words
           Setelah menikmati liburan selama kurang lebih 2 minggu dan juga mengikuti lomba antar negara pun. Akhirnya mereka pun masuk sekolah.             Hari ini adalah hari dimana semester 2 dimulai. Morgan dan Nicole bangun pukul 5 pagi, karena Morgan dan Nicole jam 6 harus berangkat untuk jemput Renata. Morgan memilih naik mobil BRZ untuk menjemputnya. Sedangkan Nicole menggunakan motor Ducatinya. Mereka pun berangkat beriringan sampai ke sekolah. Hari pertama sekolah mereka mengikuti upacara dan mendapatkan sebuah penghargaan beasiswa bagi mereka untuk sampai lulus. Setelah itu, mereka mengikuti pelajaran sesuai jadwalnya.             Ketika bel pulang sekolah bunyi, semua pun berhamburan keluar kelas dan Morgan serta lainnya kumpul dulu untuk janjian nanti malam akan kumpul di café biasanya. Mereka juga mau tampil di café tersebut.             Setelah mengobrol hal itu, mereka langsung pada pulang ke rumah masing-masing. Morgan pun mengantar Renata pulang, begitu juga dengan Andre mengantar Lidya pulang.             Setelah mengantar Renata, Morgan pun pulang kerumah. Sampai dirumah dia cuci mobil dulu sebelum mandi. Setelah cuci mobil selesai, dia olahraga sebentar baru mandi. Berhubung masih ada waktu 1,5 jam, Morgan pun bermain dengan adiknya dan anjingnya.             Ketika jam menunjukan pukul 6 malam, Morgan dan Nicole pamit untuk berangkat. Mereka berangkat naik mobil BMW milik Morgan. Morgan juga menjemput Renata. Mereka pun berangkat bareng dengan menggunakan 1 mobil. Mereka mengobrol bareng dimobil tentang berbagai macam hal, mulai dari tentang keluarganya sampai membahas tentang pacarnya Nicole yang LDR. Sampai tidak terasa sudah sampai di cafenya.             Sesampai di café, mereka mulai mengecek sound system dan lainnya. Setelah sudah bagus, mereka mulai menyanyikan beberapa lagu Indonesia dan Inggris. Mereka menyanyikan lagunya dengan santai dan bagus.             Setelah tampil, mereka makan malam dulu dan langsung pulang ke rumah masing-masing. Ketika sampai dirumah, mereka pun belajar dan memainkan alat music lagi sama adik dan cecenya. Setelah itu mereka langsung tidur karena besok sekolah.   3 Minggu kemudian….             Tepat hari sabtu adalah hari dimana sekolah libur dan Morgan sedang bantu papanya dikantor, Morgan pun kerja dengan serius. Sampai tiba-tiba Morgan ditelepon oleh Dinda, dia disuruh datang ke café yang dibicarakan oleh Dinda karena sesuatu yang ingin dibicarakan. Morgan pun langsung berangkat ke café tersebut.             Ketika sampai di café, Morgan langsung kelihatan Dinda yang lagi duduk di luar café tersebut. Tetapi ketika Morgan baru jalan 5 langkah dari tempat mobilnya diparkir, tiba-tiba dia merasakan feeling tidak enak terhadap Dinda. Morgan pun langsung aja jalan ke tempat Dinda duduk.             Sampai ditempat duduk, Dinda tiba-tiba langsung memegang tangan Morgan seperti orang yang akan menembak seseorang. Tiba-tiba dia langsung ngomong, aku suka kamu dan aku mau jadi pacarmu, terima ya?, Morgan langsung merasakan sesuatu yang akan terjadi. Morgan memilih untuk menerima demi kebahagiaan baginya. Kemudian Morgan dan Dinda langsung makan sesuai dengan pesanan mereka. Mereka pun makan sampai habis, setelah itu Morgan dan Dinda pulang naik kendaraan sendiri-sendiri.             Ketika perjalanan kembali ke kantor, Morgan pun bingung mau ngomong apa sama Renata. Tapi tiba-tiba ketika Morgan mau menelepon Renata, Renata telpon dia duluan. Ketika Renata bilang punya kabar buruk, Morgan langsung bilang sama. Ketika itu, mereka saling tunjuk-tunjukan untuk siapa dulu. Akhirnya Morgan mengalah untuk duluan ngomong bahwa dia memiliki firasat buruk terhadap Dinda, ketika Renata mengetahui itu dia langsung bilang sama kalau memiliki firasat tentang Dinda. Setelah mengetahui itu, Morgan juga ngomong kalau dia tadi habis ketemu dengan Dinda dan Dinda menembak dia untuk jadi pacar dan Morgan pun menerima. Setelah mengetahui, dia pun memberi setuju untuk jadi pacar Dinda sementara. Morgan pun akhirnya lega menerima keadaan ini.             Mereka pun pacaran secara backstreet dulu, untuk menjaga pertemanan mereka dan Dinda. Mereka pun saling memberi kebahagiaan bagi sahabatnya yaitu Dinda. Hal ini juga diberitahu ke yang lain saat Dinda ndak ada.             Mereka berkumpul seperti biasanya, terutama Renata agar tidak menimbulkan wajah cemburu meskipun dia harus menerima keadaan ini untuk sahabatnya. Mereka pun bersenang-senang saat kumpul bareng dan mereka saat kumpul kadang main kartu untuk mengisi kegiatan di café.             Morgan dan Renata merasa tidak lama lagi Dinda tidak ada. Mereka pun memberi kebahagiaan sejenak sebelum Dinda tidak ada.   Sebulan kemudian,   Tepat hari valentine Morgan memberi sebuah bunga kepada Dinda di kantin sekolah, kebetulan yang lain sudah mengerti maksudnya jadi yang lain pun tenang. Mereka pun makan bareng. Morgan ketika itu memberi sebuah barang yang berbentuk hati. Ketika Dinda membuka kotak tersebut, ternyata isinya adalah sebuah kalung yang bertulis nama Dinda. Ketika itu juga, Dinda minta tolong oleh Morgan untuk memasangkan. Ketika itu, semua sedang tenang dan mereka semua pun saling menerima hal ini dan ini juga demi ketenangan untuk Dinda.   Waktu pulang sekolah, Morgan pun rela mengantar Dinda, sedangkan Renata diantar oleh Nicole pulangnya. Setelah Morgan mengantar Dinda, Morgan beli bunga dan makanan untuk Renata dan keluarganya. Morgan pun turun sebentar ketika pergi ke rumah Renata. Mereka pun mengobrol sampai jam 6 malam. Ketika jam menunjukan pukul 6 malam, Morgan pun ijin pulang karena dia harus mengerjakan tugas sekolah. Sampai rumah, Morgan pun langsung mandi dan makan bareng, setelah itu Morgan langsung mengerjakan tugas sekolahnya. Morgan pun juga kadang tanya ke Renata tentang tugasnya tersebut.   Setelah selesai itu Morgan pun main alat music gitar sambil nyanyi dikamar. Morgan pun juga mengajak Nicole dan Ce Lovi memainkan alat music. Sekitar jam 10 malam, mereka pun tidur karena besok sekolah.   Besok Morgan pun berangkat ke sekolah dengan Dinda lagi. Sedangkan untuk si Renata dijemput oleh Nicole. Ketika itu, Ko Hans dan Ce Hani mulai curiga melihat setiap berangkat sekolah Renata selalu sama Nicole.   Hal ini akhirnya ditanya oleh Ko Hans dan Ce Hani. Hal ini disinggung ketika sepulang sekolah setelah kurang lebih 2 minggu dilihat.   Hal ini terjadi ketika saat pulang sekolah, Renata tiba-tiba di telepon oleh Ce Hani saat masih diperjalanan pulang. Ketika itu, Ce Hani menyuruh Nicole untuk nanti turun sebentar ke rumah Renata.   Ketika sudah sampai dirumah Renata, Nicole pun turun dari mobil dan diajak masuk oleh Ce Hani yang ketika itu sedang ada di teras rumah. Nicole pun diajak masuk ke taman belakang.   Ketika sampai di taman belakang dan lebih tepatnya di gazebo rumahnya, dia diajak duduk dan Renata juga. Saat itu, Nicole pun ditanya ole Ce Hani   “ kenapa selama kurang lebih hampir 2 minggu ini, cece lihat Morgan tidak pernah jemput sama mengantar Renata lagi ? ” tanya Ce Hani. Ketika itu, Nicole memberitahu yang sebenarnya bahwa Morgan tidak pernah menjemput dan mengantar lagi, karena ada hal sesuatu yang harus segera dilakukan dan ini mengharuskan Morgan sama Renata pacaran secara backstreet dulu demi salah satu temannya yang dapat dilihat ke depannya oleh Morgan, Nicole, dan Renata.   Setelah mengetahui itu, Ce Hani pun paham dan ketika itu juga, Ko Hans datang dan menanyakan tentang hal yang sama. Ketika itu juga, Ce Hani langsung memberitahu. Setelah Ko Hans mengerti tentang hal tersebut, dia pun langsung masuk ke kamarnya, sedangkan Nicole pamit untuk pulang.    
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD