Tidak terasa sudah di China kurang lebih 10 hari, mereka pun senang saat mengikuti lomba yang diadakan untuk seluruh dunia. Disaat mengikuti lomba tersebut, perasaan yang mereka rasakan pun campur aduk, mulai dari senang, gembira, tegang, hingga sempat merasakan yang namanya menangis karena terharu. Mereka pun juga Bahagia dapat membanggakan nama sekolah serta juga negara tempat mereka tinggal. Mereka juga
Selain itu, mereka pun juga senang jalan-jalan di China. Mereka dapat bertemu dengan teman baru, bahkan juga ada yang bertemu dengan cowok yang menjadi pacar cewek tersebut. Selain itu, mereka juga senang hasil syutingnya dapat cepat selesai dengan bantuan teman-teman Venesia dan Derren.
Mereka dapat merasakan suasana baru selain di Indonesia dan juga mereka dapat menemukan hal-hal baru. Selain itu juga, mereka bisa bertemu teman baru dari beberapa grup lomba yang kemarin mereka ikuti. Mereka pun juga berkenalan saat sudah turun dari panggung.
Tidak terasa hari ini Morgan dan lainnya pun pulang. Mereka jam 6 pagi sudah bangun dan langsung ringkas-ringkas barang, sambil menunggu jam yang cewek-cewek membantu mencuci sprei yang telah mereka pakai. Sekitar jam 8, Daniel dan teman-temannya datang untuk mengantar mereka ke bandara. Sambil tunggu jam 9, yang cowok-cowok membantu mengangkat koper milik cewek-cewek dan setelah itu mengobrol sebentar sambil tunggu jam 9 pagi.
Saat jam 9 kurang 5 menit, mereka siap-siap untuk berangkat ke bandara naik mobil Honda BRZ, BMW, Mercedes, Toyota FT 86 dan Honda CR-Z. Mereka ke bandara beriring-iringan. Ketika sampai dibandara, tiba-tiba Renata memiliki firasat tidak enak dan berbisik ke Morgan. Ketika mereka pun saling berlambai tangan yang bertanda sampai jumpa lagi. Setelah itu mereka tunggu pesawat sampai jam 11.30 untuk masuk ke pesawat.
Ketika jam 11.30 siang, semua yang tunggu dibuka pintu ke arah pesawat langsung bergantian berbaris untuk check in masuk pesawat. Morgan dan lainnya pun juga mengantri dan setelah itu langsung masuk ke pesawat. Ketika melihat nomor tempat duduknya, semua terkejut karena duduknya cowok sebelahnya cewek termasuk Morgan dan Renata duduk bersebelahan. Mereka duduk di ruangan VIP dan mereka pun saling bercanda-canda dan juga main kartu.
Ketika sudah setengah berjalanan terbang, tiba-tiba pesawat tersebut bergoyang lumayan keras dan membuat penumpang yang lain takut terjadinya pesawat jatuh. Morgan dan lainnya membantu menenangkan penumpang yang lain dengan melakukan pertunjukan dance yang dapat disesuaikan dengan luas ruangan pesawat tersebut. Saat itu juga, tiba-tiba ada pemberitahuan bahwa pesawat tersebut akan mendarat darurat di Jepang dan akan dipindahkan ke pesawat lain. Setelah mengetahui itu, semua langsung siap-siap untuk mengambil barangnya.
Ketika sampai di bandaranya, semua langsung pindah ke pesawat lain dan siap take off untuk berangkat langsung ke Jakarta. Saat dipesawat semua pun tidur. Sampai akhirnya ketika mau mendarat semua pun bangun dan senang sudah sampai di Indonesia dan semua langsung disuruh oleh pramugarinya untuk menggunakan sabuk pengaman, karena akan mendarat sebentar lagi.
Ketika sudah mendarat, Morgan dan lainnya pun turun dan langsung pergi ke tempat dimana untuk pindah pesawat lagi. Mereka pun check in lagi dan langsung masuk pesawat.
Ketika itu jam menunjukan pukul 7 malam, mereka pun mengobrol biasa saat terbang ke Semarang. Mereka tidak sabra untuk bertemu dengan yang keluarga masing-masing, karena mereka telah berhasil memenangkan lomba se-Asia.
Ketika mereka mendarat, mereka langsung mengambil barang yang ada di loker atas pesawat. Setelah dibuka pintu pesawat, mereka pun turun secara bergantian dan mereka langsung ke tempat pengambilan koper. Ketika itu jam menunjukan pukul 8.15 malam. Mereka menunggu koper sudah diambil semua.
Ketika keluar ke tempat tunggu penjemputan, Morgan dan lainnya kaget. Karena semua teman sekolahnya dan termasuk guru-guru mereka datang menjemputnya, termasuk orang tua mereka datang dengan menggunakan mobil sport mereka. Kecuali papa dan mamanya Renata dan Lidya, mereka menggunakan mobilnya orangtuanya Morgan. Mereka pun langsung pergi ke tempat parkir untuk memasukkan barang dan kemudian kepala sekolah mereka yang kebetulan ikut jemput, menyuruh pergi ke sekolah dengan diikuti oleh bis dan juga mobil.
Ketika semua sudah masuk masuk mobil, mereka berangkat dengan dipimpin oleh Morgan dan Renata menggunakan mobil Skyline GT-R. Mereka pun merasa senang sekali banyak yang telah memberi dukungan hingga akhirnya menang.
Ketika sampai disekolah, mereka semua disuruh naik ke panggung yang sudah disediakan oleh guru-guru saat kemarin hari. Ketika itu juga, semua yang ikut lomba kemarin pun maju dan ketika maju, ada orang yang memasang video saat mereka lomba kemarin. Mereka pun kaget dan Setelah melihat itu, mereka pun juga memberi satu atau dua kata untuk memberi ucapan terima kasih atas dukungannya saat tampil kemarin di China.
Tiba-tiba setelah mereka memberi satu atau dua kata, orang tuanya Morgan maju dan mengucapkan terima kasih atas dukungan dari guru-guru yang telah mendidiknya dan papanya Morgan juga memberi sebuah hadiah kepada Morgan yang ada di belakang tirai tersebut.
Ketika tali tirai yang telah diikat kemudian digunting dan terbuka, Morgan dan semuanya kaget karena tiba-tiba ada sebuah hadiah yang berjumlah 20 kendaraan yaitu 10 mobil dan 10 motor moge. Mobil dan motor tersebut sudah ada Namanya, Morgan mendapatkan sebuah mobil Honda BRZ dan Renata mendapatkan mobil Toyota FT 86, sedangkan Nicole mendapatkan motor Ducati 1000 CC. Mereka semua pun mengucapkan terima kasih kepada orang tua Morgan, Renata, dan Lidya, mereka yang telah mendanai untuk membelikan mobil dan motor tersebut.
Setelah diberi itu, mereka pun memberi satu atau dua kata untuk mengucapkan terima kasih atas hadiah yang sudah telah diberikan. Mereka semua pun merasa senang hadiah yang diberikan.
Setelah selesai pemberian hadiah, acara telah selesai dan semua pun pulang. Mereka pun juga pamit pulang dengan orang tua Morgan, Renata dan Lidya. Ternyata ketika Morgan, Nicole, Renata dan Lidya melihat orang tua mereka sangat akrab, karena mereka dulu adalah teman seperjuangan saat lomba balap motor dan juga teman sekolahnya.
Setelah berbincang-bincang kurang lebih 30 menit, semua pun saling berpamit untuk pulang. Morgan dan Nicole naik mobil sendiri-sendiri. Mereka pun merasa sangat senang karena telah memenangkan lomba se asia.
Mereka pun sampai rumah pukul 11 malam dan langsung istirahat, karena besok sudah masuk sekolah. Tetapi sebelum tidur, Morgan dan Nicole memberi oleh-oleh kepada papa, mama, cece dan adiknya. Mereka juga memberi sebuah tiket pesawat untuk papa dan mamanya pergi ke China untuk bersantai. Setelah mengobrol sebentar, mereka baru tidur.