12. Kissing stranger

1069 Words

** ** Vino's POV Teringat lagi bagai slide saat dia menciumku. Ah, bukan ciuman tepatnya. Dia hanya menempelkan bibirnya. Tapi, aku malah tergoda untuk menggodanya. Dan aku dengan tiba-tiba menciumnya, melumatnya seolah ingin kusampaikan bahwa aku begitu merindunya. Ini ciuman pertamaku dengannya. Yang kuharapkan sejak SMA. Dia melepas tautannya. Aku kecewa. "Kenapa dilepas? Kamu pikir aku anak kecil kan? Selalu bisa ditebak," kataku, berusaha menutupi kecewaku. Kuusap bibirnya yang masih basah karena lumatanku. Seksi banget... Dia menghindar. "Bibirmu manis, Gie. Jadi sayang kalo kamu merokok, nanti bibirmu menghitam." ujarku. "Iyaa...pak dokter. Palingan aku oplas aja, biar natural. Gampang!" celotehnya. "Nggak usah dioplas, sini, aku bedah pake bibirku." aku mendekatkan lag

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD