••• Dengan menatapnya dari kejauhan begini, aku bisa liat gimana sosok Vino. Dia hangat. Buktinya dia seksrang dekat dengan anak-anak panti. Kalo dulu, jangankan bercengkrama sekedar tegur sapa pun dia ogah. Vino penyendiri, minderan karena keadaan sang kakak, Vania. Makanya nggak akan ada yang nyangka Vino versi dewasa akan sereceh dan seganteng ini. Dan...malah jadi pacarku. Pacarku? P.A.C.A.R? Blush! Aish! Wajahku pasti kayak kepiting rebus. Apa iya kami pacaran? Bisakah aku melupakan Arik? Menghelanya dari hatiku? Tergantikan posisinya untuk Vino? Apa Vino akan sesempurna Arik? Ada gelayut ragu dihatiku. Arik... Tiba-tiba.... Jreng... "...berada dipelukanmu mengajarkanku, apa artinya kenyamanan, kesempurnaan cinta..." Vino? Dia nyanyi bersama anak-anak panti. Baru kudengar d

