55.Punya Pacar Dong

2827 Words

Aslinya sempat deg degan juga saat on the ways ke rumah perawan keceh. Bukan karena aku takut di amuk si perawan keceh. Tapi lebih ke tidak enak pada orang tuanya, karena aku baru datang lagi ke rumahnya untuk menemui putri mereka. Dan lagi bukan waktu yang pas untuk datang berkunjung kalo datang di hari senin dan hari pertama masuk kerja. Takut ganggu istirahat aja. Bagusnya aku punya amunisi berupa oleh oleh dari Surabaya, jadi bisa jadi alasan kalo tidak mau di bilang sogokan. “Asalamualaiukum” sapaku setelah mengekor pembantu rumahnya yang membawaku kebagian tengah rumah. “Walaikumsalam” jawab kedua orang tua si perawan keceh kompak. Aku jadi berdiri canggung saat keduanya kompak berdiri dan menatapku. “MAMAT!!!, kemana aja. Sini dong, berdiri aja gitu di situ” undang maminya memb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD