*Flashback, 5 tahun yang lalu* [Chapter ini masih kelanjutan dari dua chapter sebelumnya] Setelah perkelahian hebat di lapangan basket waktu itu, Vino dan Rio jadi semakin menjauh. Keduanya jadi tidak pernah saling sapa lagi. Jangankan untuk menyapa, untuk bertemu pun keduanya jadi segan. Di lain sisi, pertengkaran yang terjadi sebelumnya, malah membuat hubungan Vino dan Irene jadi tambah lengket. Tidak peduli semarah dan seberapa parah apapun keduanya bertengkar, pada akhirnya keduanya pasti akan tetap bersatu. Malah pertengkaran membuat hubungan keduanya menjadi semakin lengket. Bahkan sekarang hampir setiap hari Irene diantar pulang Vino. Semotor berdua, menikmati indahnya sore sembari duduk-duduk sebentar di taman, menikmati sejuknya angin senja. Tidak hanya itu saja, kini keduanya

