CHAPTER #10 SEPULUH “Nio!” Teriak seorang perempuan. Nio yang baru turun dari mobilnya menoleh keasal suara yang memanggilnya. “Hey Yan, baru sampai.” Sapa Nio menghampiri Yane yang sama juga baru turun dari mobilnya. “Iya aku kesiangan padahal ada jam pertama yang tidak bisa aku ikuti. Tadi pagi soalnya aku harus mengantar ayahku dulu ke kantornya.” “Oh begitu. Untung aku dong. Soalnya dapat kabar Anis kalau jam pertama dosennya nggak datang.” Kata Nio tertawa. “Ahh sialan. Kenapa kamu nggak ngasih tau aku Nio.” Yane menarik tangan Nio dan mencubitnya. “Ehh, sakit Yan. Ntar Arif marah lagi. Jangan gitu ah.” “Arif lagi! Arif lagi. Sampai kapan sih kamu percaya.

