"Ngeliat saya?" Jessi naikin sebelah alisnya, wajah mungil dan cutenya itu tampak nantangin Cahyo. "Saya tadi nggak sengaja lewat Hugos dan lihat kamu masuk ke Hugos." "Beneran karna nggak sengaja lihat saya ke Hugos?" "Iya." Cahyo memalingkan wajah, kembali menatap jalanan. Ternyata Jessi nggak gampang dikibulin, Cahyo hampir keceplosan. Apa jadinya kalau Jessi tau Cahyo sengaja mantengin Jessi. Jessi bisa berharap dan Cahyo nggak pengen hal itu terjadi. Gimanapun Cahyo sadar udah punya Gita, meski belakangan ini Cahyo ngerasa akal sehatnya nggak tau digadai di mana, soalnya Cahyo malah terus-terusan mikirin Jessi sampai nongkrong di depan kos Jessi. "Trus ngapain bapak nyusulin saya ke Hugos?" "Kamu itu mahasiswa saya, sekarang ini kita sedang dalam ancaman virus, sebagai dosen

