Jebakan Pertama!

1018 Words

JEBAKAN PERTAMA! "Apakah kamu baik-baik saja?" tanya Dion. "Ya, Tuan. Kenapa Tuan masih di sini?" sahut Aruna segera mengelap air matanya yang jatuh, dia tak ingin terlihat lemah di hadapan Dion. Dia mengira Dion sudah meninggalkannya di parkiran bawah. "Aku melihat kau tidak baik-baik saja. Apa aku harus melakukan sesuatu untukmu?" tanya Dion yang berada di luar. Dia masih bisa mendengar pertengkaran mereka dengan jelas, Dion memang sengaja masih ada di sana untuk berjaga-jaga jika Aruna mendapatkan kekerasan lagi. Dia sedikit trauma melihat Aruna dengn tubuh memarnya. Aruna tampak berusaha memaksakan tersenyum dan menggelengkan kepalanya. Kemudian Dion membalikkan kepalanya, dia menengok ke arah Lala dengan tatapan yang tajam. "Tenanglah! Semua akan baik-baik saja selama kau di sisi

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD