13. Masalah Antar Pria

1937 Words

Hal yang pertama ku lihat saat membuka mata adalah wajah Utha yang tepat ada di depanku. Matanya masih terpejam, ekspresinya terlihat polos jika sedang tidur seperti ini. Tidur bersisian dengannya memang masih terasa menakjubkan untukku. Terlebih ini pagi pertama aku melihatnya yang masih terpejam, karena kemarin Utha yang bangun lebih dulu. "Udah selesai ngeliatinnya?" gumam Utha dengan suara serak. Aku mendengus, rupanya dia sudah terjaga. Aku bangkit terduduk, memukul lengannya yang kekar itu. "Kalau udah bangun dari tadi mandi sana! Bentar lagi subuh." Matanya terbuka sempurna, tersenyum jahil ke arahku. "Mandi bareng yuk," cengirnya m***m. Aku menjulurkan lidah, memutar bola mata malas lantas turun dari tempat tidur. Seperti biasa, mencari air mineral untuk meredakan kering di ten

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD