Ting! Bel apartemen berbunyi hingga membuat Jay yang sedang mengambil minum di dapur mengalihkan atensinya. 'Siapa yang pagi-pagi begini sudah datang?’ batin Jay. Ia pun melangkahkan kakinya menuju pintu depan. Ceklek. Ketika membuka pintu, ia mendapati istrinya sedang berdiri di depan pintu dengan sebuah totebag cream di tangannya. “Selamat pagi Om,” “Pagi. Kenapa kamu ke sini?” tanya Jay dengan tatapan datarnya. “Hm, aku ke sini mau memberikan sarapan untukmu. Aku sudah membuatkannya untukmu.” Asa tampak menyodorkan sebuah totebag cream yang dipegangnya ke arah Jay. Jay terlihat melirik totebag yang disodorkan Asa itu sejenak lalu kembali melirik Asa. “Tidak perlu. Saya bisa sarapan di luar. Lebih baik sekarang kamu pulang dan istirahat.” Lalu Jay hendak menutup pintu kembali. Namu

