BAB 62

1304 Words

Sudah lebih dari tiga hari, tetapi keadaan masih saja sama. Kira menatap dengan harap-harap cemas pada pintu ruangan, berharap Wildan atau siapa pun yang bisa menghubungkannya dengan Brian datang. Tapi nihil. Yang masuk lagi-lagi adalah penjenguk pasien lain yang satu ruangan dengannya. Kira mendesah lelah. Siang ini dia dipulangkan, tetapi masih belum bisa melihat Brian. Jika saja dia diizinkan sekali saja untuk menemui lelaki itu, tetapi nyatanya tidak. Dia tidak memiliki kesempatan tersebut. Dan kenyataan bahwa Brian tidak menjenguknya sama sekali membuat Kira merasa ketakutan. Dia takut Brian belum baik-baik saja, dan takut... bahwa mungkin dia akan pergi seperti sebelumnya. "Ayah sudah mengurus semua administrasi. Kamu sudah siap?" Kira diam beberapa saat sebelum menjawab, menatap

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD