Kira menatap nanar pada Jovan yang terdiam kelu di depan sebuah jasad yang terbujur kaku di hadapannya. Ada perasaan sedih yang menampar, yang membuat Kira merasa ditikam sesal, tetapi tidak tahu bagaimana cara mengungkapkan perasaan itu. Hatinya amat berat ketika mengutarakan kebenaran pada Jovan. Tapi tidak ada pilihan lain selain memberi tahu pemuda itu apa yang terjadi. Meski perih, tapi inilah kenyataan. Kira tidak bisa menutupi semuanya dan membiarkan Jovan tenggelam dalam penantian. Dia harus tahu kebenarannya. Dia harus tahu, bahwa seseorang yang amat dia cintai telah tiada, tewas tepat di hadapannya. Kira menyembunyikan wajahnya di lengan Dirga tatkala melihat Jovan ambruk dengan tatapan nanar yang masih tertuju pada wanitanya. Sangat jelas dari sorot mata lelaki itu bahwa ada sa

