BAB 59

1110 Words

“S-Sela....” Kira menggapai-gapai Sela yang saat itu dibopong oleh beberapa petugas keluar. Pun dengan Renata. Hatinya nyeri menyaksikan Sela tertembak tepat di hadapannya. Membayangkan reaksi Jovan, apa yang akan menimpa lelaki itu jika tahu bahwa perempuan yang selama ini dia cari berakhir seperti ini? Apakah Jovan akan mampu bertahan? Kira tidak bisa membayangkan sehancur apa perasaannya. “Kira, bangun.” Kira menggigit bibir bawahnya keras-keras, menahan isakkan yang tertahan di tenggorokan. Brian duduk di sisinya, meraih tubuh ringkih Kira ke dalam dekapan. “Semuanya sudah berakhir. Aku minta maaf. Maaf,” lirih Brian seraya mengelus lembut punggung Kira. Seluruh tubuhnya sakit. Perasaannya juga tidak lebih baik. Tapi Kira lega bahwa Brian masih ada di sisinya. Kira lega bahwa Bria

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD