27

2023 Words

"Ma, Pa, aku sama Ana kan ulang tahunnya bareng. Rencananya... aku pengen ngelamar Ana pas ulang tahun aku sama Ana, menurut Mama sama Papa gimana?" Ayah dan Ibu Jino sontak melebarkan mata mereka, mendengar perkataan Jino. "Mau ngelamar? Ngelamar doang apa mau langsung nikah?" tanya Ayah. "Yaa... habis dari ngelamar, terus nikahkan?" balas Jino. "Eh, umur kamu baru mau 21 tahun, apa gak kemudaan buat nikah?" respon Ayah. "Iya Jin, kamu kan juga belum lulus kuliah, belum punya pekerjaan tetap. Ana mau dikasih makan apa? Mama tau Ana juga cari uang, tapi yaaa... gak bisa gitu dong. Nanti jadi berat sebelah, Ana doang yang cari uang." Kata Ibu. "Aku bisa cari uang juga kok meskipun belum ada kerjaan tetap. Kerjaan Ana juga gak tetap." Balas Jino. "Bentar, ini bukan masalah soal uang a

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD