50. Mengambil Hatinya

1324 Words

Mata Naina terbuka mendadak saat suara gedoran keras memecah kesunyian pagi. Dadanya berdebar, disusul suara kecil yang familiar. "Papa!" Dia menoleh ke samping, mendapati Chandra yang memeluknya. Gedoran kedua terdengar lebih keras, disertai teriakan kecil, "Papa, sudah pagi! Ayo bangun!" Naina perlahan melepaskan diri dari pelukan Chandra. "Mas, bangun," bisiknya sambil menepuk lembut lengan suaminya. Tapi Chandra hanya bergumam tak jelas dan berguling membelakangi. Naina memilih turun dari ranjang dan masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri saat suara Kayla sudah tidak lagi terdengar. Setelah membersihkan diri, Naina kembali menemukan Chandra masih terlelap. Dia sedang mengenakan pakaian ketika ketukan berulang terdengar lagi. Kali ini Naina yang membuka pintu. "Tante, jangan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD