Ke esokkan harinya sesuai dengan keinginan Aqnes, Kelvin membiarkan kekasihnya itu bebas tanpa dirinya, ia tidak mengganggu Aqnes di mana pun. Seperti hari ini, Kelvin sama sekali tidak menghampiri kelasnya membuat kedua sohibnya bertanya-tanya. Karena baik Andara maupun Gadis tahu betul junior tampannya itu tidak pernah absen untuk datang ke kelas mereka. "Tumben cowok lo nggak ke sini, Ness?" tanya Andara penasaran yang diangguki oleh Gadis. Aqnes menghela napasnya kemudian menundukkan wajahnya, membuat kedua sahabatnya itu memasang tampang bingung. "Kemarin gue ketemu Bryan." lirih Aqnes lalu mendongak menatap kedua sahabatnya itu dengan tatapan lelah. Baik Andara maupun Gadis kaget akan apa yang mereka dengar. Bryan, nama familiar bagi kedua cewek itu. Gadis dan Andara jelas tahu s

