CHAPTER 38 KEPUTUSAN MENYAKITKAN

2238 Words

Josette tengah menemani putrinya yang sedang tertidur di ruang perawatan. Terhitung sudah dua hari mereka berada di markas WFM karena tempat ini merupakan satu-satunya tempat teraman yang Josette tahu. Ibu dua anak itu menundukan kepala dalam dan matanya terlihat berkaca-kaca menahan tangis ketika mengingat Leon dan pasukannya yang pergi untuk berperang. Bohong jika dia tidak mengkhawatirkan Leon, bahkan saat ini hal yang memenuhi pikirannya adalah Leon. Dia sangat takut hal buruk akan terjadi pada pria itu. Memang benar Josette pernah disakiti olehnya di masa lalu, tapi tak dapat dipungkirinya pria itu masih mengisi sebagian besar hatinya. Meski waktu telah berlalu cukup lama, tapi tak pernah dia sangka perasaannya pada Leon tak pernah hilang ataupun berubah sejak dulu.  “Ngghh!” Suara

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD