Leon beserta pasukannya memasuki area kota terdekat dengan markas WFM. Kota itu sudah dalam keadaan kacau balau, api berkobar dimana-mana, asap hitam mengepul di udara, gedung-gedung pencakar langit runtuh karena diledakan, kendaraan-kendaraan yang sudah ditinggalkan pemiliknya tampak semrawut di jalanan. Jangan lupakan ceceran darah yang menghiasi jalanan. Leon amat murka melihatnya, para Vegter itu sungguh telah membuat negeri yang sejahtera ini menjadi bagai neraka. Leon melihat sekumpulan Vegter tengah menembaki orang-orang yang berlarian melarikan diri dari mereka. Tanpa berpikir panjang, Leon turun dari mobil diikuti oleh pasukannya. “KITA SERANG MEREKA! INGAT, HANCURKAN KAKI MEREKA!!” Teriak Leon, memberikan instruksi pada pasukannya. “SIAP KAPTEN!!” timpal pasukan Leon dengan

