“Kenapa meja kerja ini bergetar, Jalu?” 'Uhuk. Uhuk. Uhuk.' Kusuma yang mendengar Jalu tersedak, segera berjalan dengan cepat mendekati Jalu. Memberinya minuman yang dia bawa juga sambil menepuk tengkuk Jalu meski hanya perlahan saja, “Pelan-pelan, Jalu. Aku tidak akan minta makananmu.” Kusuma tak menghentikan tepukan di tengkuk Jalu itu. Setelah agak lega, Jalu minum apa yang disodorkan Kusuma. Menoleh untuk menatap Kusuma sambil mencebikkan bibirnya dan menggeleng, “Aku hanya ingin mengatakan tidak ada gempa, kan? Ucapanmu membuatku takut.” Jalu berdiri, mengambilkan Kusuma tisu di meja kerjanya agar istrinya itu tidak lelah kalau harus berjalan ke meja kerjanya untuk mencari tisu lagi. Kusuma terkekeh, “Tidak, Jalu. Aku hanya merasakan getaran di meja. Apa aku yang salah? Tapi memang

