Benci pada Bayi

1751 Words

Bukan hanya bayangan indah bersama Gus Bed muncul, bayangan Fay pun menyusup dalam ingatan. "Jadi apa yang sebenarnya terjadi?" tanyaku pada Fay dengan menyilang di d**a. Menandai bahwa sekarang posisiku ada di atasnya. Pria itu terdiam beberapa saat, kala kutanya perihal kebenaran, yang menurutnya fitnah dari Shinta untuknya. Walau bagaimana kami sudah punya komitmen. Hubungan yang sehat itu mendengar dari dua arah. Mengenyampingkan provokatif dari luar agar ikatan cinta tetap terjaga. Sudah cukup aku mendiamkan dan menghindarinya selama dua hari. Segalanya perlu diselesaikan. Pacaran hampir tiga tahun, bukanlah perkara mudah untuk putus begitu saja. Apalagi Fay makin hari membuatku semakin mencintainya, hingga kejadian tempo hari yang membuatku goyah lagi .... setelah sikapnya prog

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD