"Jangan fitnah saya dengan tuduhan yang tidak tidak, Saya tidak tahu menahu baru datang ketika kompor itu baru akan meledak. Saya termasuk jarang datang ke rumah induk jangankan untuk masuk ke dapur ke pelataran saja tidak termasuk terinjak olehku." "Jangan coba-coba bohong bilang saja kamu dendam dan kamulah yang telah mencelakakan Dani dan bapak!" "Saya capek membela diri atas tuduhan yang tidak masuk akal! Silakan hadir kan bukti kalau ingin menuntut saya saya benar-benar muak dengan keluarga ini!" Balasku tanpa ketakutan sedikitpun. Mereka tidak bisa menyalahkanku, sementara aku punya alibi yang kuat, ditambah diri ini tidak pernah kemana-mana dan berada dalam kondisi lemah. "Sebelumnya di dalam keluarga ini tidak ada malapetaka yang beruntun seperti ini, sepertinya musibah ini adal

