28

1291 Words

Brak! Cring! Suara kunci yang terlempar ke lantai langsung terjatuh tepat di kakiku. Wanita yang akhirnya tidak punya pilihan itu menyerahkannya dengan napas mendengkus kesal. "Ambillah, kembalikan jika kau sudah selesai!" "Terima kasih," jawabku dengan senyum simpul dan langsung bergegas pergi. "Awas kalau kau berani mengambil sesuatu dari sana!" ancam ibu. "Kalau Kakak yang lain mengambil jatah beras dan stok, masak saya tidak boleh?" Jawabanku membuat ibu mertua makin geram dan murka. Kulangkahkan kaki ke gudang dengan hati amat bahagia karena diri ini berhasil mendapatkan kunci gudang, tempat persediaan hasil pertanian dan palawija. Ada beras, banyak tumpukan karung gabah yang kalau dicuri dua karung pun tidak akan ketahuan ibu saking banyaknya. Ada beberapa karung kentang, umb

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD