36

1135 Words

"Astaga, apa yang membuatmu menangis nyai?" tanya Pak Haji dengan wajah gemas. "Aku benar benar tidak pernah diperlakukan sekasar ini, kalian mempermalukanku," balasnya di sela Isak tangis. "Siapa yang mempermalukan dirimu Nyai di sini tidak ada orang lain selain aku dan menantu!" "Kau menginjak wibawaku di depannya dan membuat dia tidak akan takut lagi denganku, kau keterlaluan sekali haji," ucapnya sambil menutupkan tangan ke wajah. Wanita itu menangis, nada tangisnya makin lama makin meninggi dan terdengar pilu, seakan ia ingin mengundang orang orang untuk datang kemari dan melihat dia meratap-ratap. "Bu, pelankan suara ibu, kita bisa malu," ucapku "Diam kamu, pergi kamu dari sini!" "Saya tidak akan pergi kalau ibu belum mandi, ibu harus ganti pakaian karena pakaian yang itu suda

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD