55

1147 Words

"ada masalah apa sebenarnya yang indah kalian seperti tidak ada aman-amannya sebagai saudara?" "Tanyakan saja kepada ibu kami sudah menjelaskan kepadanya,". Jawab Kak Aidil sambil menyentak tangan dan kerah pakaiannya yang berantakan. Raut wajah suamiku nampak sangat kecewa dan kesal. "Tunggu di sini, biar aku lihat apa yang sebenarnya terjadi," ucap Ayah sembari masuk ke dalam rumah dan menemui nyai Hatima. "Nyai ...." Ibu yang nampak dipanggil hanya terduduk di kasurnya sambil menekan kening dan memijat kepalanya. Wanita itu nampak sangat pusing dan lelah, lelah melihat drama yang terjadi diantara kami. Tidak diherankan, Andai dari awal dididikannya baik maka anak-anaknya akan tumbuh dengan baik pula. Andai Ibu tidak mendukung dari awal kejahatan Kak Yanto maka tentu pria itu tidak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD