Pertemuan

973 Words
Arga sudah berada di Cafe dimana dia sefang berkumpul bersama teman semasa kuliah satu kejuruan, meteka bersenda gurau bersama, mengingat kenakalan mereka semasa kuliah, hampir semua hadir pada disana termasuk beberapa teman wanita yang juga satu kejuruan "Hai An..." Sapa Doni dambil melambaikan tangan, Annepun membalas dengan melambaikan tangannya danlangsung duduk disamping Doni dan didepan Arga dan Rizal, sata kuliah Rizal mengambil jurusan kedokteran dan yang lainnya managemen bisnis, karena Rizal sering bersama Arga dam Doni jadi banyak yang mengenal Rizal "Hai ..pa kabar kalian semua, gak nyangka gua, kalian jadi orang sukses" Anne merasa kagum terhadap teman temannya pasalnya jika diingat kembali saat masa kuliah kenakalan para pria yang kini sedang berkumpul tak menggambarkan masa depan yang cerah, namun siapa sangka jika masa depan tak dapat diukur dengan tingkah seseorang "Itulah Nasib, semua tergantung usaha dan doa An" "Lo pasti nyeselkan gak nerima Doni?" goda Rizal, Doni mang menyukai Anne, namun saat Doni mengutarakan perasaannya pada Anne, Anne menolaknya dengan alasan dia sudah dijodohkan oleh orang tuanya, dan hingga sekarang Doni belum bisa move on dari Anne namun mereka memutuskan untu tetap berteman "Tumben lo ne bisa dateng biasanya susah kalo diajak ngumpul" Tanya Doni, meskipun masih ada rasa pada Anne Doni berusaha untuk bersikap biasa "Ooh ..gua sekalian mo ketemu temen guadan kebetulan tempatnya sama, ya udah sekalian deh gua ngumpul" 15 menit kemudian teman yang diceritakan Annepun datang "Cinta..." teriak Anne saat melihat sosok Perempuan cantik, berhijab syar'i menampakkan keanggunan, perempuan yang sedang mengedarkan pandangan kedalam cafe tersebut dan terlihat jika perempuan itu sedang mencari seseorang, ya dia adalah Nirmala Cinta sahabat Anne Cinta yang merasa dipanggilpun mencari sumber suara tersebut, setelah ketemu Cintapun menghampiri Anne namun dia berhenti disalah satu meja dan duduk disana, Cinta memang sengaja tidak mendatangi Anne yang sefang berkumpul bersama teman temannya yang kebanyakan pria dan duduk dimeja yang tidak terlalu jauh dari tempat anne berkumpul Anne yang tau akan sifat Cinta, berdiri dan mendatangi meja tempat Cinta duduk Disisi lain seorang pria mengamati pertemuan Anne dengan Cinta sejak Cinta memasuki cafe dan mencari Anne, hingga Cinta duduk dimeja yang tak jauh dari tempatnya, pria itu adalah Arga Arga langsung terpesona melihat Cinta meskipun pakaian yang digunakan tertutup rapat namun tak mengurangi kecantikannya, Arga semakin terpesona saat melihat Cinta yang tersenyum kearah Anne "Cantik" kata kata itu terucap tanpa sadar dan terdengar oleh Doni dan Rizal yang mbuat mereka penasaran,lalu mengikuti arah pandangan Arga, bibir Arga tersenyum dan matanya tak lepas dari sosok Cinta, terlihat jika Arga sudah jatuh cinta pada pandangan pertama pada sosok Cinta "Woi ...gitu amat ngelihatnya, kayak gak pernah lihat cewek aj lo ar" ucap Rizal yang akhirnya menyadarkan Arga dan mengalihkan pandangannya dari Cinta perempuan yang mampu membuatnya terpana dan merasakan jatuh cinta pada pandangan pertama "Hati hati bos, jangan kelamaan dilihat, ntar yang ada bos jatuh cinta loh" Doni merebahkan tubuhnya kesandaran kursi, setelah meletakkan gelas yang sudah kosong isinya ke atas meja "Sepertinya yang lo bilang bener Don, gua udah jatuh cinta sama dia" kembali pandangan Arga beralih pada sosok Cinta perempuan cantik anggun dengan hijab Syar'inya Meskipun penampilan cinta sangat tertutup rapat, namun dapat membuat Arga merasakan G****hnya membuncah. ingin rasanya Arga, mendekap perempuan itu, mengekangnya dalam pelukan dan tak ingin melepasnya Ada rasa lain dihati Arga saat melihat Cinta untuk pertama kali apalagi saat Cinta tersenyum, tanpa sadar Arga yang biasanya pelit akan senyum, ini pertama kalinya Arga bisa tersenyum tulus apalagi disebabkan karena seorang wanita, yang penampilannya jauh dari selera Arga, wanita yang selama ini menjadi teman kencan Arga semuanya memiliki wajah cantik dan penampilan yang seksi memperlihatkan aset yang dimiliki untuk menarik pergatian laki laki, dan setiap Arga bertemu dengan sosok perempuan tak ada sedikitpun senyuman yang terukir dibibirnya justru kilatan dendam yang terlihat dimatanya itu yang selama ini Doni lihat dan kenal dari sosok Arga Namun saat ini Doni tercengang tak percaya bahwasannya dimata Arga hanya tersirat rasa kagum, dan cinta pada sosok Cinta, tapi ada rasa senang dalam diri Doni dan berharap semoga dendamnya sedikit demi sedikit menghilang, bagaimanapun juga Doni sudah menganggap Arga seperti adiknya sendiri Pandangan Arga masih tak lepas pada sosok Cinta yang sedang berbincang dengan Anne, sesekali terlihat mereka tertawa, bertukar cerita dan melepas kerinduan karena hampir 14 tahun mereka tidak bertemu dikarenakan Cinta yang pindah kota dan kehilangan ponselnya saat dalam perjalanan, dan beberapa bulan setelah kepindahan Cinta, Cintapun mengunjungi tempat asal mereka dan mengunjungi sahabatnya namun tak disangka ternyata rumah yang anne tempati sudah ditempati oleh pemilik yang baru, Cintapun berusaha mencari kontak Anne hingga hari terakhir dia dikota itu dan pulang dengan rasa sedih dan kecewa. Dan kini Cinta sudah kembali kekota asalnya, karena ayahnya yang sudah meninggal dan tak ada satupu. sanak saudara yang dia punya sedangkan ibunya sudah terlebih dahulu dipanggil dang kuasa saat dia masih SMP. Cinta bekerja dan menikah di kota itu Anne yang sempat melihat kearah meja ketiga temannya itu, memperhatikan Arga yang tak pernah lepas pandangannya dari sahabatnya Cinta, memutuskan untuk mengenalkan Cinta pada ketiga laki laki itu Anne bangkit dari duduknya dan mengajak Cinta untuk bergabung bersama teman temannya, awalnya Cinta menolak karena dia merasa canggung, sebagian besar teman yang disebut Anne mayoritas laki laki dan itu membuat Cinta tak nyaman karena statusnya yang sudah menikah dan kewajibannya yang harus menjaga kehormatannya sebagai seorang wanita, namun Anne meyakinkan Cinta bahwa dia hanya akan mengenalkannya pada teman temannya yang cukup dekat saja. "Ta... kesana yuk gabung sama temen temenku, gak enak akunya masa ninggalin acara, tenang aj kita duduk disitu cuma 3 orang doang kok dan mereka temen baik aku juga" ucap Anne yang mengajak Cinta sambil menunjuk arah Arga dkk Pandangan mata Cinta mengikuti arah yang ditunjuk oleh Anne, berpikir sejenak lalu menyetujui permintaan Anne sahabatnya untuk bergabung bersama teman temannya. Cinta mengambil tas dan minuman yang dipesannya lalu beranjak mengikuti Anne menuju meja Arga dkk
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD