Bab 20

1113 Words

[Assalamualaikum mas] kukirim pesan melalui aplikasi berlogo gagang telfon. "[Walaikumsalam dek, udah dapat rukonya] [Belum mas, masih keliling, maaf mas, aku mau kirim sesuatu, siapa tau nanti bisa menjadi bukti] [Apa Nay?] Kemudian kukirim foto yang barusan ku ambil, gambar seorang pria berumur dengan gadis muda yang katanya kini tengan mengandung anaknya mas Wira. Ck, miris sekali, bisa-bisanya dia jalan dengan pak Herman, padahal sebentar lagi akan menikah dengan Mas Wira. [Makasih banyak ya dek, ini bisa membatu dan menambah bukti] [Sama-sama mas] Akupun meneruskan makanku bersama mbak Gita sambil sesekali memyuapi Dimas. "Ada apa Nay, kok ku kayak sembunyi-sembunyi gitu? Mbak Gita penasaran. "Lihat kearah pukul sembilan mbak, coba tebak siapa mereka?" "Astaghfirullah, itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD