22

3014 Words

Sebuah Lexus hitam berhenti tepat di depan gerbang SMA Moorim. Saat anak-anak dari kaum elit kelas atas resmi diumumkan masuk awal ajaran baru di SMA paling bergengsi yang ada di Tokyo ini. Kellan Agnia turun dengan gaya angkuhnya. Memandang bosan pada gedung empat lantai yang terlihat cocok seperti istana. Karena gaya bangunan yang hampir serupa dengan bangunan khas lama Eropa. Bangunan bernilai mahal. Agnia pikir sepadan saat ia akan menempuh ilmu di sini sampai beberapa tahun ke depan. Orang tuanya mengeluarkan biaya yang tidak sedikit. Dan Agnia hanya perlu belajar, bukan? "Sampai jumpa, sayang. Belajar yang benar, oke?" Agnia tersenyum lebar. Tidak lupa memberikan ciuman jauh pada sang ibu yang mengedipkan mata jahil. "Sampai nanti, Mama. Ingat janji, oke?" "Siap!" Dan Lexus itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD