"Kellan's Company atau Ransom Industries?" Ethan mengangkat kepala dari dokumen di atas meja. Saat Amera datang tiba-tiba seperti gadis kecil, bergelayut manja di lengannya dan kemudian duduk di depan meja dengan tenang. Ethan sama sekali tidak mengeluh. "Hmm?" Ethan kembali menunduk. Membaca beberapa syarat dan ketentuan saat Amera sedikit memecah fokusnya. "Aku serius. Bisa fokus padaku tidak?" Suara gadis itu berubah. Dari yang manja menjadi lebih tegas. Ethan menghela napas. Memandang Amera yang pucat. "Ada apa?" "Pilih mana?" Ethan mengernyitkan kening. "Dua-duanya bagus," balasnya ringan. Kembali pada dokumennya. "Memang. Tapi, aku memintamu memilih salah satunya," ucap Amera. Menatap Ethan yang terpaku, menaruh pulpennya karena atensi pria itu kini benar-benar terarah padanya

