“Jadi,” kata Clay. “Kita akan membawanya ke kediamanku?” Duduk dalam kereta—Clay dan Tusk, lalu Sin yang duduk di samping sang fana—ketiga elixer itu membahas situasi yang terjadi. Gadis itu duduk menjauh dari Sin. Dari gesturnya, Clay bisa membaca ketidaknyaman sang gadis. Seperti burung kecil yang terkurung dalam sangkar; rindu akan bentangan langit biru. Masih jelas saat Sin menarik manusia itu, sama sekali tidak memberikan celah sedikit pun untuk kabur. Dan nampaknya gadis itu sudah paham dengan situasi yang dialaminya. Aneh. Biasanya manusia yang ditangkap elixer akan bersikap histeris; berteriak dan meracau memohon dibebaskan. Namun gadis ini ... tenang sekali; menunduk sembari memeluk kedua lengan. Berusaha mengabaikan ketiga elixer yang bersamanya. Rekasi yang aneh. Atau ini han

