17

1448 Words

Ringga putus asa. Pemuda itu mencari ke semua tempat yang mungkin didatangi oleh Aria, namun gadis itu tak ada di mana pun juga. Sesal. Bagaimana bisa dia selalai ini? Tidak. Tak terbayang jika Aria berada di tangan siluman atau mahluk lain yang lebih mengerikan dari pengubah wujud. Berdiri di antara kerumunan, Ringga tak kuasa menahan amarah. Tapi tidak ... dia tak boleh lepas kendali. Di saat seperti ini, dia harus berpikir tenang; mencari solusi. “Sial! Andai saja elixer itu tak muncul. Manusia itu pasti sudah kumakan.” Elixer? Manusia? Melirik ke samping, Ringga melihat sesosok pria bertelinga hewan. Dari penampilan pria itu, Ringga sudah bisa menebak bahwa pria itu termasuk dalam ras siluman. Tanpa pikir panjang, Ringga menghampiri pria itu dan berkata, “Tidak keberatan menjelaska

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD