Bab 31

1227 Words

“Virella Snow Zionathan" “Nama yang cantik." Ujar Tuan Adnan mengusap lembut pipi bayi mungil tersebut. “Alana, lihatlah bayimu sekarang sudah memiliki nama dan kakakmu yang memberinya nama." Alana mengerjakan kepalanya ke kanan dan kiri sembari tersenyum dengan kedua tangannya yang saling menaut. “Siapa namanya?" Mengerjapkan matanya beberapa kali. Tuan Adnan menarik nafas dalam. “Virella Snow Zionathan, kamu bisa memanggilnya Verella, bagaimana?" “Verella?" Mengulang kalimat Ayahnya dan Tuan Adnan mengangguk. “Yeahh... Verella!!" Serunya sembari bertepuk tangan. “Verella... Verella.. " Suaranya yang keras membuat bayi mungil tersebut menangis. “Alana, jangan berisik, kasihan Verella dia... " “Buang saja, berisik dia nangis.. aku tidak suka." Menghentakkan kakinya kesal, lal

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD