25.2 Suasana Hati Makin Kacau

1113 Words

Aanisah masuk rumah kos dengan cara mengendap. Persis seperti maling jemuran takut ketahuan. Sesampainya di dalam kamar dia merebahkan tubuhnya di ranjang dengan wajah berseri-seri. Suasana hatinya teramat sangat baik pagi ini. Mungkin meski mendengar berita duka sekalipun, dia akan menanggapi dengan senyuman. "Kamu nggak ke masjid tadi pagi, Des? Kayaknya nggak subuhan juga?" Dari kamarnya Aanisah mendengar suara ibu kosnya sedang bertanya pada Desta. Karena asal suara keduanya dari dapur maka Aanisah bisa mendengar sayup-sayup dari kamarnya. Dia segera mendekatkan daun telinganya di pintu kamar supaya bisa mendengar lebih jelas percakapan ibu dan anak tersebut. "Ketiduran," jawab Desta singkat. "Tumben ketiduran? Emang tidur jam berapa semalam?" tanya Ib

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD