bab 20

1115 Words

"Adel, ke lapangan yuk!" Tiba-tiba saja, Lena--sahabat Adelia, menarik tangan Adelia, membuat Adelia sedikit berjingkit kaget. Bagaimana tidak kaget, jika di tengah-tengah keasikan makan, tiba-tiba ada yang menarik tangannya. "Ya ampun, Len, baru dateng udah narik-narik aja. Kamu nggak lihat, kalo aku lagi makan. Makanannya sayang, kalo nggak dihabisin," gerutu Adelia dengan nada kesalnya. Adelia sungguh kesal, setelah tadi mengikuti kelas dengan jam pelajaran yang cukup lama. Adelia baru bisa beristirahat, dan ia menggunakan jam istirahatnya itu untuk membeli bakso sebagai menu makan siangnya itu. Namun baru empat suap, ia memakan baksonya, tiba-tiba saja sahabatnya itu menarik tangannya. Dan entah mau melakukan apa, Adelia sama sekali tidak peduli. "Lena, mau ngapain sih? Jangan laku

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD