Sejujurnya saya malu ngerepublish cerita superberantakan ini :)) *** Billy menatap Adelia yang tengah menyuapkan sepotong roti ke mulutnya--mulut Adelia sendiri. Entah mengapa melihat Adelia yang tengah makan terasa menarik baginya. Semenjak kepulangan Adelia tadi, Billy berusaha untuk bertingkah manis pada Adelia. Berusaha menciptakan suasana romantis di antara mereka. "Kak Billy kok diem aja? kakak nggak sarapan?" Tanya Adelia ketika sadar jika Billy tengah menatapnya dengan intens. "Aku melihat kamu aja udah kenyang," kata Billy dengan intonasi yang sangat lirih. "Eh, apa? Kakak tadi bilang apa?" Sepertinya ucapan Billy tadi tidak dapat Adelia dengar dengan baik. Billy tersenyum kikuk, ia menggaruk tengkuknya yang tiba-tiba terasa gatal. "Oh, i-iya. Aku makannya nanti aja," ucap B

