Bab 50 Desain Rumah

1669 Words

Aku sedang bersantai di rumah, dan tiba-tiba bel berbunyi saat aku menonton televisi. Aku berjalan menuju ke pintu dan melihat siapa yang masuk melalui lubang intip pintu yang kecil. Tak kuduga, ternyata You Likun yang datang. “Likun, Kenapa kau kesini?” Kemudian, dia meletakkan buah yang dibawanya di atas meja. Matanya yang berbinar menatapku dengan penuh kegembiraan. “Siyu, aku datang untuk menjengukmu. Omong-omong … aku punya beberapa permintaan kecil yang mungkin akan merepotkanmu,” katanya dengan hangat. You Likun melepaskan mantelnya, dan dengan cekatan meletakkannya di gantungan di balik pintu. “Ada apa? Kenapa kamu tergesa-gesa?” tanyaku sambil menuangkan teh untuknya, lalu memanggilnya untuk duduk. “Akhir-akhir ini aku sangat sibuk hingga tak sempat menemuimu. Kamu selalu b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD