Bab 49 Pintu Tersembunyi

1378 Words

"Uhh ..." Tubuhku mulai gemetar dan perasaan lega menyebar ke seluruh tubuh. Aku bisa merasakan kesenangan sesaat itu begitu dekat, seolah-olah aku bisa meraihnya saat aku mengulurkan tanganku. Tubuhku terus menggeliat, berharap lelaki ini bisa berbuat lebih. Namun, dia sepertinya ingin menggoda nafsu birahiku, sehingga dia sengaja melambatkan gerakan. Ini sangat tidak nyaman. Aku menggigit bibirku kesakitan, mencoba merasakan sentuhan pria itu, tapi wajahnya malah menjauh dariku. "Kamu benar-benar ..." Mata Lu Mochuan menjadi merah, tidak mampu menahan perubahan yang terjadi pada tubuhku, dan akhirnya perlahan-lahan bersandar. Kekuatan itu benar-benar menyenangkan Mau tak mau aku terengah-engah, menikmati setiap gerakannya. Rasanya seperti setiap jengkal kulitku bergidik dibuatnya. “

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD