Bab 86: Ibu Mertua Menangis Sedih

1802 Words

Zhang Yue terkejut saat dia menyadari perubahan ekspresiku. Dia lantas berkata, “Kak Siyu, apakah kamu mengkhawatirkan orang itu?” Aku tidak tahu harus menjawab apa, jadi aku hanya bisa menggelengkan kepala. “Aku hanya … merasa gugup dan tegang. Jika tadi kita terlambat sedikit saja, kita pasti sudah tidak bisa keluar. Memikirkan hal itu sudah membuatku merasa takut,” kataku dengan cepat. Zhang Yue merasa kata-kataku masuk akal dan dia mengangguk-anggukkan kepala. “Untung saja dia tadi membantu. Kalau tidak, entah apa yang akan terjadi pada kita.” Aku bergumam dan bertanya, “Kenapa hal ini bisa sampai terjadi?” “Mungkin saja ada orang yang memprovokasi di dalam,” sahut Zhang Yue setelah merenung sejenak. Dunia ini sangat rumit. Ada banyak sisi yang tidak bisa kita lihat. Beberapa s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD