~Selamat membaca~ Garen mengesah pasrah manakala ia baru saja melihat mobil Serena meninggalkan pelataran kantornya. Ia yakin Serena pasti telah mendengar semuanya, dan menyaksikan momen kebersamaannya dengan Laras dalam waktu yang cukup lama. Waktu yang membuat Serena pasti menyimpulkan pemikiran pemikiran buruk tentangnya. Tak ingin Serena larut dalam praduga yang panjang, Garen memutuskan untuk menyusul sang istri. Butuh waktu baginya menuju basement untuk mengambil mobilnya. Dan waktu tersebut cukup bagi Serena untuk mengambil barang barangnya, yang memang sudah berada di dalam koper sejak kepindahannya ke kamar tamu. Garen mengemudikan mobilnya seperti orang kesetanan. Tanpa menghiraukan teguran dari pengemudi lainnya yang terus melayangkan protes dengan membunyikan klakson mobil.

