Terluka

1197 Words

~Selamat membaca~ Laras berlari menyongsong ke arah Garen tanpa mempedulikan sekitar. Padahal di dalam sana sedang ada Hidayat yang tiba tiba saja berkunjung beberapa menit sebelum Laras sampai. Tubuh Garen membeku dengan cepat laki laki itu mendorong tubuh Laras meski sedikit kasar. Entah alasan apa yang bisa ia katakan kepada sang ayah, apa yang Hidayat lihat sudah jelas tanpa perlu lagi ia perjelas dengan kata kata. Hidayat menatap datar ke arah pasangan yang terlihat bak pasangan kasmaran tersebut. Sedangkan Laras tampak kikuk dan salah tingkah. Meski sudah terlanjur tertangkap basah Laras tetap berusaha mempertahankan imagenya di hadapan sang calon mertua. "Siang tuan, maaf atas kelancangan yang telah saya lakukan. Saya pikir...." "Kamu pikir Garen adalah pria lajang yang bisa s

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD