Kemiripan

1314 Words

~Selamat membaca~ Garen baru saja membersihkan tubuh ringkih Serena. Laki laki itu benar benar memusatkan seluruh perhatiannya kepada sang istri yang sedang koma juga putrinya. Ia hanya bekerja secara daring bila ada ada beberapa hal yang tak bisa di handle oleh Seno selaku perwakilannya. "Kamu sudah terlihat semakin cantik sayang," puji Garen menatap wajah tirus Serena. Laki laki itu membelai pipi yang kini hanya menonjolkan tulang dengan begitu lembut. "Maafkan aku... cobalah untuk menemukan jalan kembali lalu maki aku sepuasmu. Serin sangat ingin merasakan pelukan hangat ibunya, sampai sampai setiap hari Serin mendoakanmu menjelang tidurnya tanpa absen." Kalimat Garen di akhiri dengan suara isakan yang tertahan. Laki laki itu menangis lagi seperti biasanya. Kesalahan yang ia lakukan

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD